- Him: u r single? u like pakistani people?
- Me: yes, i am single but i waiting someone in here. Pakistani people? i don't know about them
- Him: oh oke dear tell me. u r married?
- Me: no, i 16th years old. i not thnk about boyfriend or marrid now..
- Him: oh sorry.. but i propose u (((PROPOSE))) *menggema, hha* i want marry u, and i will give u all happiness
- Me: oh i am sorry, coz i am very kid to think about that now.. i want to study (bijak oii)
- Him: its ok.. after marry u can study. u want do everything which u like. i cant stop u
- Me: our distance very longer you know..!! you are from pakistan n' i am from indonesia
- Him: its ok. i love u. just see. U R MUSLIM?? I AM MUSLIM. U R HUMAN BEING. SO I Am HUMAN, THEN ITS OK. but have right to like me, because its ur right, if u dont like me, then i will accept ur decession. i love a lot, i give u too much love, realy.
- Me: i think i can not with you. i am waiting someone in here
- Him: y. ok if u have any boy f and lover. so tell me
- Me: you can look for someone in pakistan if you want to marry now.
- Him: i want marry which one i like. first time any girl i like too much. i cant live without u. and 2nd picture i post on my room wall. i see it every time, i realy love u. if u have skype then u can see ur picture on my wall
- Me: hah? why you dont look for someone in Pakistan?
Minggu, 11 Oktober 2015
Menolak Lamaran
This conversation happened when I'm 16 Y.O, and my English is too bad,
in serious condition. Hha.. Someone chat me on FB. Sebelum ini, udah ada
percakapan basa-basi yaa, jadi ambil intinya aja. Here we go..
Rabu, 07 Oktober 2015
Bad Things Happen!
- Me: Actually i'm really really really jealous. Do you know what the bad things happen? Not when you lose your boyfriend, but when you know that your best friend to be close with another person, moreover it's just from social network.
- Her: *tendyang* *ngomong pake toa* Listen me, I know that she was somebody, everybody know she was. Being with her is like learning to fly. And being with you I can find how I supposed to find the strange to stay. I truly really deeply need all of you. And everything was turn it out. However you are not as same Wow like her, but from you I knew everysingle new things. Lemme remember, toa 📢 , petromax🏮, you are the most, most, most, patient, with, my, alambuh. You always be there in a good, glad, and sad times. Everything I feel, I can't to say, I cry inside, you already know. And I actually need advice from other too. In order to, when you feel what I felt before, I know what should I do. What should you do. what's the best we do. Is that make sense? I won't never leave you because somebody at my left while you at my right. Because you and I will together to Jannah. Don't do anything foolish (again)! Jealous made hungry. Let's breakfast.
- Me: Hahaha (ketawa sambil berkaca2) Give me a hug, warm hug!
- Her: Aaaaaak *MENGHAMBURRR BAWA SELIMUT* #warmhug 😂😂
Sabtu, 19 September 2015
Perihal Diamku
Cuaca akhir-akhir ini benar-benar berhasil membuatku menyerah, beberapa minggu aku sudah bertahan dengan cuaca panas di siang hari dan akan sangat dingin saat malam sampai pagi hari. Sudah lama hujan tak datang, ini kemarau, gersang, sama seperti hatiku. Lama hujan tak pernah datang, lama juga kabarmu tak kunjung kudapatkan. Pamitmu waktu itu melalui pesan disalah satu sosial media, bahwa setahun kedepan kau tak bisa memberi kabar, aku menangis terisak. Hatiku tak bisa serta merta menerima keputusan sepihak, hujan mungkin tak sedang turun diluar, tapi ia jatuh dari sudut mataku. Saat itu aku sedang dikotamu, berkaca-kaca mataku tetap menatap layar ponsel digenggaman, membaca pesanmu berulang-ulang, berharap kau salah kirim, atau apapun yang bisa lebih membuatku tenang.
"Bila sudah dikotamu saja aku masih tak bisa melihatmu, lalu aku harus pergi kemana?"
Senin, 07 September 2015
Dream as high as the sky.
Gue percaya bahwa setiap orang punya mimpi, cita-cita, harapan, juga keinginan. And my teacher ever told to me, "It's oke to have a dream as high as the sky, coz when you fall, you still among the stars." Dan nggak sedikit orang yang (mungkin) punya cita-cita sama kayak gue. STUDY ABROAD. Yes, I know I'm not the only one. Study di luar negeri jelas menuntut kita harus bisa bahasa inggris biar lebih gampang berkomunikasi, bukan cuma itu sih, karna sebelum keluar negeri udah pasti kita bakalan di test TOEFL juga. Dan jujur gue belum pernah test. #suck
Kalo ditanya orang, "Lo pengen kemana emang kalo mau study abroad?"
Gue lebih sering jawab, "Australia"
Even though... gue bakal terima-terima aja sih kemanapun diluar negeri asal gue afford. Meskipun belum valid gue pengen di Universitas mana ntar, dan padahal juga masih mau semester segini, masih lama yang mau lulus. :D
But, you know what?
Kalo ditanya orang, "Lo pengen kemana emang kalo mau study abroad?"
Gue lebih sering jawab, "Australia"
Even though... gue bakal terima-terima aja sih kemanapun diluar negeri asal gue afford. Meskipun belum valid gue pengen di Universitas mana ntar, dan padahal juga masih mau semester segini, masih lama yang mau lulus. :D
But, you know what?
Rabu, 02 September 2015
The Lowest Point of Life
This morning, I asked to my friends via Group WhatsApp Messenger, I asked them about life.

“Guys? Have you ever felt or moderate experiencing the lowest point in life?Then I stop to ask them and thinking for a while, all this time I felt just me who had a problem and felt stuck in the lowest point of life, but when I looked around, I saw many people had a problem and it’s hard to walked away. Their foot felt so heavy to moved. Their shoulders looked heavier than usual, as much of the burden borned. Their eyes looked more wistful than before, like a lot of the night they spent to stayed awake. And I saw them still have smile to share, till no everyone know what happen in their life, how broken their heart, how difficult to still show good condition, but they’re not.
“Yes, I’m”
“I feel it also, in the lowest point”
“Yeah, me too”
I learn from you guys, how can you be patient and still struggle? How can you give smile but your mouth want to scream? How can your eyes still sparkle but you want to cry loudly? I'm so shy with myself, I had too much to complain. But I’ve never strive to pray more diligent, so how can Allah give me more if I never say thankful to Him who was given me everything free?
Kamis, 27 Agustus 2015
Almost Desperate
- Jane:Apasih? dateng-dateng nyamber makanan orang.
- X:Hah, gila lo makanan pedes gini dimakan. Yakin perut gpp?
- Jane:Otak gw yang kenapa-kenapa.
- X:Lo kalo lagi setres suka makan makanan pedes kyak gini?
- Jane:Ini ngebantu otak gw sedikit waras. Gw jadi lebih mikirin air minum ketimbang yang ada diotak.
- X:Lagi ada masalah?
- Jane:Muak, kesel, hopeless.
- X:Sama?
- Jane:Diri sendiri?
- X:Please explain!
Kembali
Lama juga gue ninggalin Blog ini, tiba-tiba gue pengen balik kesini. Setelah gue lupa sama password also e-mail Blog ini, beberapa hari yang lalu semuanya gue edit. Dan tadaaaaaa!! I'm back!! Kembali kesini juga bukan tanpa alasan, gue lagi nyari tulisan yang masih ke-save di draft yang takutnya masih penting, entah penting entah terlalu banyak perasaan yang kekunci disana.
Well, ada juga sesuatu yang nggak bisa gue posting di akun gue yang lain. Tapi gue pengen ngeplongin hati aja. Then, after this I wanna share what's on my mind yang udah gue tulis.
Well, ada juga sesuatu yang nggak bisa gue posting di akun gue yang lain. Tapi gue pengen ngeplongin hati aja. Then, after this I wanna share what's on my mind yang udah gue tulis.
Selasa, 19 November 2013
Menunggu
Entah ini namanya apa, mungkin memang "Menunggu". Menunggu ketidakpastian lebih tepatnya, ditanggal yang ku bilang "sakral", dua puluh enam. Dua puluh enam yang memberi pengakuan, dua puluh enam yang memberi kepastian mungkin.
Dua puluh enam, dua puluh enam, dua puluh enam, akankah angka ini gak ada artinya kalau aku berulang-ulang menyebutnya. Mungkin sampai aku bosan, tapi tidak. Aku tetap menunggu sesuatu disana, tidak bisa ku elak. Aku memang sedang menunggu, kamu. Hanya itu. Kamu.
Abal-abal
Hey
hujan,
Tega
sekali kali ini kamu mengurungku dalam situasi yang tidak menguntungkan sama
sekali. Puasa sendiri, terjebak hujan di kost sedangkan aku ingin membeli
beberapa makanan diluar. Ahh,.. udara mendesir terasa dingin menyentuh daun
telingaku. Rasanya ingin makan enak kali ini, sayang keadaan tidak berpihak
padaku. Mataku melirik mesra 3 bungkus mie sedap goreng dalam lemari yang
memang ku sediakan kalau-kalau ada kejadian (seperti ini). Dua bungkus kopi
instan siap seduh juga turut minta ku jamah, ternyata sudah sebulan lebih aku
tidak minum kopi. Fiuhhh... Ku hela napas panjang menatap diriku sendiri
mengenaskan. Hidup macam ini?
Hujan,
apa kamu punya cara membuatku tersenyum kali ini? Menghiburku karna kelakuanmu
yang sedikit menyebalkan sore ini. Aku tidak punya teman rasanya, miris sekali.
Aku kah manusia paling kurang bersyukur di dunia? Entahlah... mungkin saja..
Aku
bingung, mungkin baginya aku seperti memberi tamparan keras dihadapan umum. Aku
benar-benar menganggapnya seperti angin yang berlalu begitu saja, atau seperti
deretan sepedah motor yang terjejer rapi di parkiran. Astagaaa..!! Tega sekali
aku ini. Makhluk macam apa aku ini? Aku membuatnya berharap dan sekarang aku
tak menganggapnya sama sekali. Tapi buatku, kata teman tidak semestinya
berlebihan seperti itu. Haruskah aku sering-sering dekat dengan dia? Bukankah
itu hanya seperti memberi karcis Cuma-Cuma untuk masuk ke dalam hidupku lagi?
Aku tidak mengusirnya, tidak. Hanya aku tidak mau dia terlalu berharap. Aku
tahu aku memustuskan untuk berteman lagi dengan dia, tapi tidak harus dengan
pulang pergi bersama. Tidak. Aku tahu itu tidak akan efektif untuk misi
melupakan. Sungguh cara yang sangat bodoh.
Senin, 23 September 2013
Saya (Maha)siswi
Halo..halo... yang lagi pada sibuk online, ngintipin blog-nya orang, buka facebook, sibuk tanya ke Mbah Google gara-gara ada tugas kuliah, sambil ngetwit juga.. Apa kabar kalian semua??
Udah lama gak posting, maklum orang sibuk.. muehehe...
Saya sekarang sudah jadi "(Maha)siswi, seneng banget. Ini nama siswa sekarang depannya ada "Maha-nya" lohh.... Hidup kayaknya mulai banyak kegiatan yang manfaat. Gak kayak pas nganggur kemarin, kerjaannya cuma mantengin leppy muluk tiap hari, sekarang juga masih sering tapi seenggaknya buat ngerjain tugas bukan online.
Udah lama gak posting, maklum orang sibuk.. muehehe...
Saya sekarang sudah jadi "(Maha)siswi, seneng banget. Ini nama siswa sekarang depannya ada "Maha-nya" lohh.... Hidup kayaknya mulai banyak kegiatan yang manfaat. Gak kayak pas nganggur kemarin, kerjaannya cuma mantengin leppy muluk tiap hari, sekarang juga masih sering tapi seenggaknya buat ngerjain tugas bukan online.
Jumat, 23 Agustus 2013
Jangan dibaca..!!
Jangan dibaca...
Eh, sudah ku bilang jangan...
Masih mau baca?
Jangan, nanti kamu nyesel...
Sudah hentikan...
Eh, sudah ku bilang jangan...
Masih mau baca?
Jangan, nanti kamu nyesel...
Sudah hentikan...
Selasa, 06 Agustus 2013
Kurma (Kumpulan cerita Ramadhan) #4
Ya salamm...
Detik-detik terakhir bulan Ramadhan nih... dan kayaknya ini postingan "Kurma" terakhir Ramadhan tahun ini. Berbagai rutinitas udah dilakukan oleh orang-orang kebanyakan. Salah satunya di H-1 ini pasti udah banyak yang mulai beli baju baru. Tapi menurut gue baju lebaran itu gak wajib baru kok, karna menurut ajaran agama Islam, lebaran itu yang penting baju yang bersih dan suci, atau paling gak ya yang paling bagus dari yang kita punya. Nah, jadi gak wajib tuh beli-beli baju baru. (Ini mah alasan gue aja karna gak dibeli'in baju baru) *mewek.. :(
Dan karna gue sudah dipastikan gak bakalan punya new dress, akhirnya bongkar gudang buat milihin baju yang mau di pake' buat lebaran.. Ini sudah yang keberapa kali yakk? Entahlah...
Detik-detik terakhir bulan Ramadhan nih... dan kayaknya ini postingan "Kurma" terakhir Ramadhan tahun ini. Berbagai rutinitas udah dilakukan oleh orang-orang kebanyakan. Salah satunya di H-1 ini pasti udah banyak yang mulai beli baju baru. Tapi menurut gue baju lebaran itu gak wajib baru kok, karna menurut ajaran agama Islam, lebaran itu yang penting baju yang bersih dan suci, atau paling gak ya yang paling bagus dari yang kita punya. Nah, jadi gak wajib tuh beli-beli baju baru. (Ini mah alasan gue aja karna gak dibeli'in baju baru) *mewek.. :(
Dan karna gue sudah dipastikan gak bakalan punya new dress, akhirnya bongkar gudang buat milihin baju yang mau di pake' buat lebaran.. Ini sudah yang keberapa kali yakk? Entahlah...
![]() |
| Amburadul wess.. |
Jumat, 02 Agustus 2013
Surat untuk: Aida Fitria Ashfiya
Pesan untuk kamu yang jauh disana,
Sang Bidadari Surga.
Assalamu’alaikum...
Ku ketuk pintu Surga untuk mengantarkan surat ini pada Dek Aida Fitria Ashfiya.. (semoga aku tidak salah menuliskan namamu)
| Sumber gambar: Google |
Sabtu, 27 Juli 2013
Kurma (Kumpulan Cerita Ramadhan) #3
“Sahur...sahur...sahur..sahur... klutak-klutak-klutak..”, karna gak tau nulis bunyi kentongan, ya begitulah pokoknya maksud gue. Pagi tadi jam 02:50 WIB terdengar sayup-sayup lantang suara krucil-krucil “tretek” di dini hari lengkap dengan kentongannya. Gue yang lumayan keganggu pun mulai membuka mata, ngelirik buku vocab yang masih tertidur manis disamping gue. “Huaammm..”, ini suara nguap gagal. Gue setengah sadar mulai bangkit dari kubur kasur, terdengar suara “klutak-klutak-klutak” dari dapur, gue kira itu suara krucil-krucil yang tadi diluar minta makan sahur, ternyata gue salah. Itu suara piring, gelas, dan sendok yang saling berkolabirasi alias Ibu gue yang lagi nyiapin sahur didapur. Coba lihat ke baris awal, ternyata gue gak bisa bedain antara suara kentongan dan suara piring, gelas, dan sendok. Suaranya tetap sama, “klutak..klutak..klutak..”.
Dengan langkah gontai gue mulai berjalan menuju kamar mandi buat cuci muka, wudlu, dan sholat tahajjud. Setelah selesai gue baru sahur sambil nonton acara yang asal bisa bikin ketawa, mulai dari Pesbukers, OVJ, dan PPT. Yang mungkin kalo’ semua acara itu digabungin, bakalan dipake’ buat reoni personil “Patrio”, karna mungkin diantara kalian yang baca ini udah tau kalo’ salah satu pemain Pesbukers adalah “Eko”, diacara OVJ ada “Parto”, dan di PPT ada “Akri”. (jadi ngelantur ngomongin acara tipi dah) *tepuk jidat
Dengan langkah gontai gue mulai berjalan menuju kamar mandi buat cuci muka, wudlu, dan sholat tahajjud. Setelah selesai gue baru sahur sambil nonton acara yang asal bisa bikin ketawa, mulai dari Pesbukers, OVJ, dan PPT. Yang mungkin kalo’ semua acara itu digabungin, bakalan dipake’ buat reoni personil “Patrio”, karna mungkin diantara kalian yang baca ini udah tau kalo’ salah satu pemain Pesbukers adalah “Eko”, diacara OVJ ada “Parto”, dan di PPT ada “Akri”. (jadi ngelantur ngomongin acara tipi dah) *tepuk jidat
Senin, 22 Juli 2013
Kurma (Kumpulan Cerita Ramadhan) #2
Hap.. Hap..!!
udah puasa hari ke-13 nih.. Senengnya kemarin malam mingguan di Kota kesayangan, yupzz..!! Malang. Tuhan emang baik banget, kirain jadwalnya gue bentrok sama planning gue buat maen ke Malang, eh.. ternyata gak.. Jadi, bisa lumayan longgar waktunya pas ke Malang.
Flashback hari ke-11 Ramadhan:
Sabtu pagi, gue yang lagi rempong banget mikirin antara mau ke Malang dan gak. Gara-gara takut jadwal kursus bentrok sama planning gue. Ternyata gak menemukan hambatan yang berarti, pagi itu gue daftar dan ternyata jadwalnya baru dimulai hari Selasa, otomatis masih ada 2 hari kedepan buat ngerefresh otak. Tapi belom sempet otak gue direfresh udah dateng musibah. Facebook gue dihack orang, entah itu siapa gue gak tau. Gue gak merasa punya masalah sama orang, eh, gak tau lah...
Tapi, seperti yang gue bilang tadi kalo’ gue gak menemukan hambatan yang berarti. Pas gue buka facebook gue yang satunya, gue malah gak nyadar kalo’ facebook gue yang lama dihack orang padahal jelas-jelas doi (hacker) itu OL.
Flashback hari ke-11 Ramadhan:
Sabtu pagi, gue yang lagi rempong banget mikirin antara mau ke Malang dan gak. Gara-gara takut jadwal kursus bentrok sama planning gue. Ternyata gak menemukan hambatan yang berarti, pagi itu gue daftar dan ternyata jadwalnya baru dimulai hari Selasa, otomatis masih ada 2 hari kedepan buat ngerefresh otak. Tapi belom sempet otak gue direfresh udah dateng musibah. Facebook gue dihack orang, entah itu siapa gue gak tau. Gue gak merasa punya masalah sama orang, eh, gak tau lah...
Tapi, seperti yang gue bilang tadi kalo’ gue gak menemukan hambatan yang berarti. Pas gue buka facebook gue yang satunya, gue malah gak nyadar kalo’ facebook gue yang lama dihack orang padahal jelas-jelas doi (hacker) itu OL.
Selasa, 09 Juli 2013
Kurma (Kumpulan Cerita Ramadhan) #1
Marhaban Yaa Ramadhan 1434 H, Marhaban Yaa Syahro Syiyaamm...
Gak nyangka yaa udah Ramadhan lagi, ini hari pertama gue puasa di Ramadhan kali ini. kemarin gak ikut puasa soalnya masih ragu dan "manut" sama keputusan pemerintah kalo' mulai puasanya hari Rabu. Padahal kemarin itu gak puasa juga gara-gara gak siap buat pertama kali masuk kursus english di program speaking. Gue takut tiba-tiba saking nervousnya sampek nekad beli jus buah yang dijual di warung-warung terdekat. Akhirnya gue gak puasa.
Tapi, temen gue yang daftar kursus bareng gue kemarin tetep puasa. (4 jempol buat kamuwh deh..!!). Padahal udah gue setanin dia tetep puasa, makin salut..!!
Kemarin dihari -1 sebelum gue puasa adalah hari yang aneh. Gue nyasar dikelas orang, gue gak tau kalo' ternyata kelasnya gak disitu, ternyata masih ke timur lagi. Pas udah nyampek, takut gitu pas masuk. Tutornya pinter banget ngomong english (ya iya lah, kalo' gk pinter gk bakalan jadi tutor Om.. plakk!!)
Gak nyangka yaa udah Ramadhan lagi, ini hari pertama gue puasa di Ramadhan kali ini. kemarin gak ikut puasa soalnya masih ragu dan "manut" sama keputusan pemerintah kalo' mulai puasanya hari Rabu. Padahal kemarin itu gak puasa juga gara-gara gak siap buat pertama kali masuk kursus english di program speaking. Gue takut tiba-tiba saking nervousnya sampek nekad beli jus buah yang dijual di warung-warung terdekat. Akhirnya gue gak puasa.
Tapi, temen gue yang daftar kursus bareng gue kemarin tetep puasa. (4 jempol buat kamuwh deh..!!). Padahal udah gue setanin dia tetep puasa, makin salut..!!
Kemarin dihari -1 sebelum gue puasa adalah hari yang aneh. Gue nyasar dikelas orang, gue gak tau kalo' ternyata kelasnya gak disitu, ternyata masih ke timur lagi. Pas udah nyampek, takut gitu pas masuk. Tutornya pinter banget ngomong english (ya iya lah, kalo' gk pinter gk bakalan jadi tutor Om.. plakk!!)
Sabtu, 06 Juli 2013
cin(T)a
Saya sadar kalo' sebenernya dalam hidup banyak banget perbedaan. Mungkin biar bisa nyatu, jadi Tuhan bikin dunia ini beda-beda isinya. Bahkan Indonesia aja punya kata-kata mujarab yang bisa nyatuin seluruh rakyatnya dari Sabang sampai Merauke, iya.."Bhinneka Tunggal Ika" yang artinya "Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua" katanya. Meskipun saya juga heran, kenapa di Ambon sana masih banyak orang yang perang tentang suku ini dan suku itu. Yang katanya "satu" dan udah merdeka, tapi masih aja angkat senjata.....bla..bla..bla..
Eh, Nasionalis banget kan saya ngomongnya? haha..
Dibalik itu, diantara perbedaan yang bisa menyatukan manusia dengan manusia lainnya adalah "cin(T)a". Banyak kan orang Manado yang nikah sama orang Jawa, orang Sunda yang nikah sama orang Betawi, orang Makassar nikah sama orang Papua (mungkin),dan lain-lain. Mungkin mereka menerapkan prinsip, "perbedaan yang bikin persatuan." Indah mungkin yaa?

Tapi anehnya saya sendiri kalap dengan kata-kata itu. Padahal juga gak sampai beda agama kayak cerita yang saya tonton semalem pas kena insomnia mendadak. Saya nonton film "cin(T)a". Yang nyeritain cowok bernama Cina yang beragama kristen dan Anisa yang beragama Islam. Ya memang kamu bukan Cina, dan saya juga bukan Anisa, karna kita masih saudara.
Eh, Nasionalis banget kan saya ngomongnya? haha..
Dibalik itu, diantara perbedaan yang bisa menyatukan manusia dengan manusia lainnya adalah "cin(T)a". Banyak kan orang Manado yang nikah sama orang Jawa, orang Sunda yang nikah sama orang Betawi, orang Makassar nikah sama orang Papua (mungkin),dan lain-lain. Mungkin mereka menerapkan prinsip, "perbedaan yang bikin persatuan." Indah mungkin yaa?
Tapi anehnya saya sendiri kalap dengan kata-kata itu. Padahal juga gak sampai beda agama kayak cerita yang saya tonton semalem pas kena insomnia mendadak. Saya nonton film "cin(T)a". Yang nyeritain cowok bernama Cina yang beragama kristen dan Anisa yang beragama Islam. Ya memang kamu bukan Cina, dan saya juga bukan Anisa, karna kita masih saudara.
Senin, 01 Juli 2013
Rindu Kamu Nov....
Nov...
Kapan kamu kembali? kunjungi aku bersama hujan yang sekarang sudah jarang datang disini. Panas sering membuatku mengatupkan kata-kata yang ingin ku katakan pada hujan Nov... Bila matahari sudah keterlaluan, aku sering mengumpatnya. Lalu diam-diam aku merindukanmu Nov.. Yang sering datang kesini bersama rintik-rintik hujan yang kadang membawa aroma khas tanah menyengat.
Nov...
Kapan kamu datang? mengabarkan bahwa umurku bertambah? Membawa kabar bahwa sudah delapan belas kali aku bertemu denganmu, sekali dalam setahun. Mengabarkan bahwa sudah banyak perubahan dalam diri orang lain, atau bahkan perubahan pada diriku sendiri.
Kapan kamu kembali? kunjungi aku bersama hujan yang sekarang sudah jarang datang disini. Panas sering membuatku mengatupkan kata-kata yang ingin ku katakan pada hujan Nov... Bila matahari sudah keterlaluan, aku sering mengumpatnya. Lalu diam-diam aku merindukanmu Nov.. Yang sering datang kesini bersama rintik-rintik hujan yang kadang membawa aroma khas tanah menyengat.
Nov...
Kapan kamu datang? mengabarkan bahwa umurku bertambah? Membawa kabar bahwa sudah delapan belas kali aku bertemu denganmu, sekali dalam setahun. Mengabarkan bahwa sudah banyak perubahan dalam diri orang lain, atau bahkan perubahan pada diriku sendiri.
Tentang Aku, Kamu, dan Hujan
Barangkali melupakan seseorang memang tak bisa semudah Tuhan membolak-balikkan hati manusia. Mungkin kamu pun sudah terjebak dalam siklus yang hanya bisa bolak-balik, tak bisa melepas komponen yang lainnya. Ya, aku sangat sadar. Sungguh amat sadar sekali bahwa ini masalah seonggok daging yang disebut hati yang didalamnya tertimbun dan berjubal berbagai perasaan yang semakin sesak lalu kamu kehabisan rongga untuk bernapas.
Setiap kamu bilang, bahwa aku tak mengerti perasaanmu. Aku memang teramat merasa sangat bersalah. Seperti ditimbun beberapa ton pasir dan aku terjerembab didalamnya. Semakin tidak bisa bergerak, yang bisa ku usahakan hanya mendongakkan kepala keatas lalu mengeluarkan tiupan karbondioksida yang tak ada timbal balik dari oksigen mampir ke paru-paruku. Semuanya hanya seperti zat-zat berbahaya yang mampu mematikanku kapan saja. Tak ada pilihan. Atau seperti menunggu kematian, begitu.
Setiap kamu bilang, bahwa aku tak mengerti perasaanmu. Aku memang teramat merasa sangat bersalah. Seperti ditimbun beberapa ton pasir dan aku terjerembab didalamnya. Semakin tidak bisa bergerak, yang bisa ku usahakan hanya mendongakkan kepala keatas lalu mengeluarkan tiupan karbondioksida yang tak ada timbal balik dari oksigen mampir ke paru-paruku. Semuanya hanya seperti zat-zat berbahaya yang mampu mematikanku kapan saja. Tak ada pilihan. Atau seperti menunggu kematian, begitu.
Catatan: 23 Januari 2013
Kutemukan catatan ini, terselip..
Aku tak sadar pernah menulis seperti ini:
"Sarapanku hambar pagi ini, mungkin karna bahagia yang terlalu,
tapi tetap ku paksa menelannya, sampai suapan terakhir.
Ternyata benar, aku terlalu bahagia...
Selain sedang tergila-gila dengan pena,
Aku bahagia karna satu kata:
'kangen', katanya."
Aku tak sadar pernah menulis seperti ini:
"Sarapanku hambar pagi ini, mungkin karna bahagia yang terlalu,
tapi tetap ku paksa menelannya, sampai suapan terakhir.
Ternyata benar, aku terlalu bahagia...
Selain sedang tergila-gila dengan pena,
Aku bahagia karna satu kata:
'kangen', katanya."
Langganan:
Postingan (Atom)
